ari Leeds ke Puncak Dunia: Perjalanan Karier Raphinha yang Dipuji Joe Cole Sebagai Kandidat Ballon d'Or

ari Leeds ke Puncak Dunia: Perjalanan Karier Raphinha yang Dipuji Joe Cole Sebagai Kandidat Ballon d'Or

Kisah Inspiratif Raphinha: Dari Leeds United Menuju Kandidat Ballon d'Or

Tidak semua bintang sepak bola lahir dengan sorotan kamera yang mengarah pada mereka sejak usia dini. Raphinha adalah bukti nyata bahwa kerja keras dan konsistensi bisa membawa seorang pemain dari liga yang penuh tekanan seperti Inggris, menuju puncak sepak bola dunia bersama Barcelona.

Pujian Tulus dari Joe Cole

Mantan pemain internasional Inggris, Joe Cole, secara khusus menyoroti narasi karier winger berusia 29 tahun ini. Cole menekankan bahwa Raphinha tidak datang dengan label "wonderkid" yang langsung dielu-elukan seperti Vinicius Junior, Estevao, atau bahkan rekan satu timnya, Lamine Yamal. Sebaliknya, ia menempa diri melalui jalan yang lebih berbatu, termasuk masa-masa sulitnya di Leeds United, sebelum akhirnya bertransformasi menjadi pemain yang sangat krusial bagi Blaugrana.

Bangkit dari Kekecewaan

Musim lalu, Raphinha sempat tenggelam dan tidak masuk dalam daftar 30 kandidat teratas Ballon d'Or 2026, sebuah kontras tajam dibandingkan posisinya di peringkat lima pada tahun 2025. Namun, responsnya di musim 2026/2027 sangatlah luar biasa. Dengan 19 gol dari 13 laga (termasuk 15 gol di La Liga yang membuatnya unggul 4 gol dari Kylian Mbappe), ia membungkam semua keraguan.

Peluang Emas di Tahun 2027

"Dia memiliki kualitas setara dengan siapa pun di posisinya dan sangat menyenangkan untuk ditonton," puji Cole. Sang legenda mengakui bahwa meskipun tren sepak bola modern memudahkan penyerang mencetak gol, ketajaman Raphinha adalah hal yang otentik. Cole menambahkan bahwa jika Raphinha mampu mempertahankan ritme ini dan tampil heroik di momen-momen penentuan Liga Champions, pintu menuju penghargaan Ballon d'Or 2027 akan terbuka lebar baginya.