Malam Kelam bagi Lens: Dibantai 9-1 oleh Como di Kandang Sendiri
Stade Bollaert-Delelis yang biasanya menjadi benteng tangguh bagi RC Lens, berubah menjadi saksi bisu malapetaka terbesar mereka di kompetisi Eropa. Pada Kamis (5/11/2026) dini hari WIB, Como datang dan menghancurkan mimpi tuan rumah dengan skor telak 9-1 di fase liga Liga Champions 2026/2027.
Runtuhnya Pertahanan Lens di 45 Menit Pertama
Lens gagal menahan gempuran sejak peluit awal. Anastasios Douvikas memanfaatkan kekacauan dari sepak pojok untuk membobol jala di menit ke-7. Ketenangan lini belakang Lens semakin hancur ketika Douvikas menggandakan skor di menit 32, dan Nico Paz menambahnya menjadi 3-0 di menit 40. Aksi Paz diiringi dengan penghormatan mendalam kepada Jesus de Miguel, memberikan nuansa emosional di tengah kehancuran permainan tuan rumah.
Babak Kedua: Upaya Sia-sia dan Dominasi Total
Harapan untuk bangkit langsung dipupus satu menit setelah babak kedua dimulai lewat gol Lucas Da Cunha. Marc-Oliver Kempf (53') dan Douvikas yang melengkapi hat-trick (57') membuat skor melonjak menjadi 5-0. Lens yang terpojok akhirnya mampu mencetak satu gol lewat Ruben Aguilar di menit 65, namun itu sama sekali tidak mengubah peta permainan.
Pukulan Telak di Menit-Menit Penutup
Como seolah ingin memastikan tidak ada mercy yang tersisa. Mattia Liberali (62') dan Martin Baturina (69') yang menembus pertahanan dengan aksi individu, membuat skor membengkak menjadi 7-1. Puncak penderitaan Lens terjadi di menit 90+2, ketika debutan 18 tahun, Matteo Papaccioli, mencetak gol kesembilan setelah lolos dari pemeriksaan VAR. Hasil 9-1 ini akan tercatat sebagai salah satu kekalahan terburuk dalam sejarah partisipasi Lens di kompetisi Eropa.